Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan kelancaran arus balik Lebaran gelombang kedua melalui pelaksanaan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di berbagai wilayah.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan serta menjaga keamanan dan ketertiban selama periode arus balik.
KRYD Diperkuat di Jalur Utama
Polri mengerahkan personel di sejumlah jalur utama dan titik rawan kepadatan guna melakukan pengaturan lalu lintas serta pengawasan situasi keamanan.
“KRYD dilaksanakan untuk memastikan arus balik gelombang kedua berjalan aman dan lancar,” ujar perwakilan Polri.
Petugas juga melakukan patroli secara intensif untuk mencegah potensi gangguan keamanan.
Antisipasi Kepadatan Kendaraan
Gelombang kedua arus balik diperkirakan terjadi setelah puncak pertama, seiring perbedaan jadwal libur masyarakat.
Peningkatan volume kendaraan terlihat di beberapa ruas jalan, terutama menuju kota-kota besar.
Untuk itu, rekayasa lalu lintas diterapkan secara situasional, termasuk pengaturan arus dan pengalihan jalur.
Fokus pada Keselamatan Pengguna Jalan
Selain kelancaran, Polri menekankan pentingnya keselamatan pengguna jalan selama perjalanan arus balik.
Pengendara diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam keadaan layak jalan.
Imbauan kepada Masyarakat
Polri mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Penggunaan jalur alternatif juga disarankan untuk menghindari kepadatan di jalur utama.
Upaya Jaga Kondusivitas
Melalui pelaksanaan KRYD, Polri berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif selama arus balik Lebaran.
Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan arus balik gelombang kedua dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar.

